Ayam Rifco | 5 Cara Memilih Daging Ayam Beku Yang Benar
299
post-template-default,single,single-post,postid-299,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

5 Cara Memilih Daging Ayam Beku Yang Benar

Di jaman modern ini tentu saja daging ayam beku bukan merupakan hal yang sudah tidakaneh lagi, hal ini dapat kita buktikan dengan maraknya penjualan daging ayam beku dibeberapa supermarket besar di kota-kota Indonesia. Dengan adanya jaminan masa simpan yanglama saja hal tersebut menjadi pilihan kebanyakan orang untuk memilih dagingayam beku.Berikut beberapa 5 tips cara menyimpan daging beku yang benar :

1. Mintalah es batu untuk menjaga suhu daging ayam beku setelah belanja, usahakan membeli ayam beku di waktu akhir belanja agar daging beku tidak cepat cair

2. Segeralah pulang ke rumah sehabis membeli ayam beku untuk mecegah mencairnya ayam, karena jika mencair suhu ayam akan berada pada area danger zone yaitu suhu yang dimana bakteri bisa berkembang dengan cepat

3. Sesampai di rumah Daging ayam beku langsung ditaruh ke dalam frezeer, daging ayam beku yang sudah mengalami proses pembekuan dapat bertahan hingga 12 bulan jika suhu stabil pada – 18 C

4. Tidak mencampur daging beku dengan daging fresh dalam satu tempat hal tersebut akan memperbesar peluang cemaran bakteri hingga dapat merusak kualitas daging ayam

5. Usahakan sesudah mencairkan ayam beku langsung dipakai habis dan tidak memasukannya kembali ke dalam frezeer hal tersebut bakteri sudah dapat berkembang saat sudah dicairkan

No Comments

Post A Comment